Cerita Sex Melayani
Cerita Sex Melayani

Cerita Sex Melayani Guruku Yang Selalu Ingin Di Ngentot

Posted on

Cerita sex – Nama ku Hasan aku sekolah disalah satu Sma di kota Bandung. Saya ingin menceritakan seks sama Guruku.
kenangan yang tak akan terlupakan Guruku dan pembantunya, Ku tulis kata-demi kata hingga cerita ngentot mengenai pengalamanku ngentot dengan ibu Guru Ku,ku isikan cerita ngentotku ber sama Ibu Guru ku yang ber nama Bu Anita.

Cerita Sex Melayani

Malam itu Aku ke rumahnya sekitar jam 7.30 malam, Saat itu beliau hanya di rumah sama pembantunya dan Pembantunya pun juga cantik, Suaminya Ibu Guru ku belum pulang karna ada rapat kantor dan tempat rapatnya di puncak, jadi hanya wanita-wanita cantik penghuninya. Saat aku mengetuk pintu rumahnya Ibu Anita, Aku sempet kaget yang bukain pintu Bu Anita beliau pake baju tidur yang agak trawang-trawang sehingga terlihat buah dada yang mau keluar.

Lama-lama aku perhatikan ternyata beliau tidak memakai BH, Terlihat segar rasanya kalau di pegang dan di remas-remas, dan keliatan kayak belum pernah punya anak karna buah dadanya tidak turun sama sekali. Putingnya juga terlihat besar dan kemerahan, sepertinya memiliki ukuran sekitar 37B. Sewaktu aku sedang memperhatikan Bu anita di malam itu, Aku ternyata di awasin sama pembantunya waktu melihat Buah dadanya Bu Anita, ternyata dari tadi memperhatikan Aku dan Sesaat itu Aku jadi malu sekali karna pemantu itu ternyata memperhatikanku, Saat aku mlototin buah dadanya Bu Anita.

Berlanjut namanya juga Tamu dan waktu itu dia ngasihkan minum di meja ruang tamu, Saat itu dia juga pake baju daster dan agak terbuka, saat ngasihkan minum dia agak jongkok jadi agak kelihatan dadanya apalagi buah dadanya pastinya juga kelihatan. dan Aku kaget dia mengedipkan mata sama Aku,  buah dada nya pun juga besar dan kelihatanya ukurannya sama dengan Bu Anita.

Kemudian Bu Anita duduk di ruang tamu untuk menyapa Aku dan membahas tentang tugasnya, sebelum itu nawarin minumnya suruh ganti susu sama mbak ijah (nama pembantunya). mungkin karena aku tadi melihat belahan dada pembantu itu beliau nawarin minum nya suruh ganti susu.

“Kamu pengen minum susu ya San ?”

“Aku langsung kaget dan gagap dan menjawab,” enggak kok Bu..”

“Nggak papa kalo kamu pingin.., Ibu juga bersedia nyusuin kamu.” jawab Bu Anita..”

“Oh… boleh juga tuh Bu..!”. jawab Aku, tapi awal Aku anaggap becanda.

Dan ternyata beliau pun ngajak masuk ke ruang kerjanya.
lalu aku masuk ke ruang kerjanya Bu Anita, Beliau tiba-tiba menyuruhku…

“Hasan, tolong liatin ada apaan sih nih di punggung Ibu..!”

Kemudian Aku menurut saja, saya lihat punggungnya Bu Anita. Karena tidak ada apa-apa, Aku bilang,

“Nggak ada apa-apa kok Bu..!”

Tanpa Aku sangka beliau  malah langsung membuka baju tidurnya, dengan berjalan sambil mendekatiku.

Saya sempet kaget pastinya dan deg-deg kan, lalu aku lihat semua tubuhnya yang begitu mulus dan putih kemudian beliau mendekatiku dan menarik tangan ku langsung ke buah dadanya tanpa bosa-basi, oh sungguh kenyal dan besar  langsung Aku remas-remas buah dadanya Bu anita, dan aku berpikir tadi memang benar, putingnya besar dam masih keras dan sangat aduhai.

Kemudian Beliau langsung hadap ke depan, yang Aku lihat Bodinya Bu Anita dari belakang dan Beliaupun masih pake celana dalamnya, dan langsung di buka. lalu terlihat juga bokongnya yang gede atau yang bahenol itu, Gak lama beliau langsung menghadap ke aku, lalu Aku melihat dari bawah terlihat di sekitar memekna dan rambut memeknya, bulu yang lebat sekali.

“Kenapa Ibu Anita membuka baju..?” Aku Tanya..

“Sudah…. Kamu diam aja san,  puaskan aku malam ini kalau perlu hingga pagi.”
Jawab Bu Anita dengan manja.

Karna aku mengidolakan beliau karna beliau jadi guru yang ter seksi dan cantik dan punya buah dada yang sangat gede sekali di sekulahan, Aku tanpa bosa-basi langsung menciuminya dan juga buah dadanya Aku nikmati Aku hisap hingga Beliau kegelian dan menikmatinya.

Lalu Beliau tanpa bosa basi langsung membuka celana ku dan baju ku, Beliau pun kaget saat melihat penisku.

“San, besar sekali punyamu ”. Bu Anita

Lalu Bu Anita langsung bergairah lihat penisku yang gede, Beliau langsung menjilat batang penisku pelan-pelan lalu mengulum penis ku hingga pol.

“Ah.. ah..ah… Bu… sssttttttt, terus Bu enak banget bu…, aku belum pernah dihisap seperti ini..” Aku
.
Beliau aku puji, langsung memainkan mulutnya sambil maju mundur. Saya juga meremas-remas terus buah dadanya dan memelintir putingnya.

“AHhhhhhh…” Bu Anita

Kemudian Bu Anita ngajak berpindah posisi karna Beliau mulai terangsang dan inginya beliau memek nya ingin sekali Aku jilati dan kami pun langsung ber pindah posisi 69.

Aku langsung aja menjilati memeknya sambil batang tangan aku ku masukkan ke memeknya.

“Ah…. Hasan,,, aku nggak tahan nih… Cepat masukkan penismu..” katanya.

“Iya Bu Aku juga gak tahan juga ni” jawab ku sambil penisku tak tempel ke memeknya.

“Ah……, ternyata susah juga ya BU, Apa Jarang dimasukin ya Bu..?” tanya saya.

“Iya Hasan, suami ku jarang banget membelai ku, karena itu Ibu memanggil mu kesini”. jawabnya.

Kemudian Beliau gak bisa tahan karna penisku yang gede dan gak masuk-masuk di memeknya, saat penis ku bisa masuk Beliau pun sampai kesakitan sampai-sampai aku kasih pelican air liurku sendiri langsung bisa mauk bless…. beliau agak kesakitan,

“Ohh… ohhh… oh… besar sekali penismu San, nyampe-nyampe susah banget masukinya”.

“Ohhh… ohhh…oh…. Terus San, udah agak enak an San, agak keras dikit San” Bu Anita.

Akhirnya Aku agak cepat gerakan maju mundurnya.

“Oohh ssssshhhhhhh… ahahhahhh.. shhhhh… ahhhhhhhh” desahnya yang sangat hot, OOOOhhh..!”

Aku pun sambil menggerakan batang Vaginanya, Gak sampai 2mnit, kemudian Bu Anita mengeluarkan cairan vaginanya.

“Oh Hasan, Ibu udah keluar…” Bu Anita.

Terasa hangat di penisku.
Cairan itu juga memudahkan saya untuk terus memaju-mundurkan batang penisku. Karena cairan yang dikeluarkan terlalu banyak, terdengar bunyi, “Crep.. crep.. sleppp.. slepp..slep” sangat keras. Karena Aku melakukanya di sebelah pintu, sehingga terdengar sampai ke luar ruang kerjanya, dan pintunya ternyata terbuka.

Pada saat itu ternyata pembantunya ngintipin aku lagi ngentot sama Bu Anita. Dan ternyata pembantu itu sedang meremas-remas Buah dadanya sendiri saat aku lagi menikmati ngentot sama Bu Anita, (mungkin karena bernafsu melihat permainan kami).

Oh, betapa nikmatnya Aku memainkan dengan gaya maju mundur dengan sangat keras sekali. Akupun juga melihat pembantunya juga asyik sekali memainkan dan meremas remas buah dadanya sendiri, Dan Aku baru kali ini melihat wanita masturbasi.

Setelah 15 menit bermain di atas, kemudian Aku menyuruh Bu Anita ber pindah posisi di atas . beliaupun sangat agresif dan keras sekali memainkanya saat di atas, 15 menit kemudian Beliau mau mencapai orgasme lagi yang ke 2.

“Oh……Oh……,” mau keluar ni san..?” Bu Anita.

cepat sekali dia orgasme, padahal aku belum sekalipun orgasme.” batin saya.

Kemudian setelah orgasmenya yang kedua, Aku mau pindah posisi, Beliau aku suruh di atas meja, sedangkan Aku berdiri di depannya sambil menggerakkan gaya maju mundur sampai merasakan batas dinding rahimnya.

“Oh.. oh..oh.. Hasan, pelan-pelan San..” katanya.

Kelihatannya Beliau belum menikmati hubungan seks sama suaminya sampe kayak gini.

“Ah Hasan, aku mau keluar lagi ni, ah… ah… ahhhhhh…

Bu Anita mengeluarkan orgasme yang ke tiga, desahnya sambil memuncratkan kembali cairan kemaluannya yang banyak itu.

Setelah itu beliau mengajak di kamar mandi yang berada didalam ruang kerjanya, Dan aku di suruh usap di buah dadanya suruh Aku meremas buah dadanya pakai air sabun, biar membantu agar Aku cepet orgasme. Ia membalasnya dengan meremas-remas buah kemaluan ku menggunakan sabun.

Setelah 5 menit kami bermain ngentot di kamar mandi dengan gaya berdiri, kami akhirnya berdua mencapai klimaks yang keempat bagi Bu Anita dan yang pertama bagi Aku.

“Oh….. Hasan, aku mau keluar lagi..” katanya.

“Aku juga ni Bu mau keluar,,,” Aku.

“Aku terus memainkan gerakanku sangat keras lagi dan akhirnya….

‘Ahhhhhhhhhhhhhhhh”. crottt crottttt crottttttttt.

“Akhirnya aku pun keluar.”
Aku keluarkan cairan maniku itu di atas buah dadanya.

“Oh Hasan, kamu sungguh kuat dan dahsyat saat melakukanya, kamu tidak cepat orgasme atau keluar, sehingga aku dapat orgasme berkali-kali.

Ini pertama kalinya bagiku Hasan, Suamiku biasanya hanya dapat membuatku orgasme sekali saja, kadang-kadang tidak sama sekali.” Ujar Bu Anita.

“Masak sih Bu.” jawabku.

Kemudian kami kelelahan, Beliau lemes dan duduk di atas wc duduk yang berada di kamar mandi, dan Aku keluar ruang kerjanya masih dalam keadaan bugil mencoba mengambil pakaianku yang berada di sana.

Di luar ruang kerjanya Bu Anita, Aku lihat pembantu itu tiduran di dekat ruang kerjanya Bu Anita dan udah bugil lalu memasukkan jarinya yang tengah dan dia memainkanya. Karena aku melihat tubuh pembantu itu yang juga montok dan putih bersih, penisku mulai berdiri lagi. membayangkan bila saya dapat bersetubuh dengannya, yang menarik dari tubuhnya adalah karena buah dadanya yang besar, kurang lebih hampir sama dengan Bu Anita, Akhirnya aku memberanikan diri mendekati dia.

Pembantu itu pun juga tampaknya bergairah setelah melihat permainan ku tadi dengan majikannya atau Bu Anita.

Cerita Dewasa – Aku langsung aja tanpa bosa-basi naik di atas tubuhnya yang montok itu dengan sangat bernafsu, Aku mencoba melakukan perangsangan terlebih dulu ke bagian sensitifnya, Aku pun mulai buat dia merangsang dulu aku ciumi lehernya, buah dadanya, dan vaginanya Tidak berapa lama kemudian, Aku langsung masukin penisku dan Kami bermain sekitar 15 menit, dan tampaknya pembantu ini lebih kuat dari Bu Anita.

Tak lama kemudian kami bermain, kami keluar atau orgasme barengan. Oh,,,,,,,.

Ternyata saya sudah bermain seks dengan dua wanita bernafsu ini. Aku pun akhirnya pulang dengan rasa lelah yang luar biasa, karena ini adalah pertama kalinya Aku merasakan ngentot dengan wanita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *